Temukan 4 Adat yang Terkenal dan Menarik di Balikpapan

Tahukah Anda kota yang bermaskot beruang madu? Apa lagi kalau bukan Kota Balikpapan. Kota besar yang terletak di Kalimantan Timur ini resmi berdiri pada 10 Februari 1897. Balikpapan pernah dinobatkan sebagai Kota Paling Dicintai di Dunia oleh WWF pada April 2015. Kota ini juga dihuni oleh beragam etnis, mulai dari Banjar, Jawa, Bugis, Makassar, Madura, Gorontalo, Manado, sampai Sunda.

Wah, benar-benar kota yang menarik ya. Apakah kota ini memiliki adat istiadat yang unik? Simak jawaban beserta pembahasannya berikut ini.

 

  1. Festival Adat Paser

Festival adat paser (sumber: id.wikipedia.org)

Balikpapan memiliki suku asli bernama Paser Balik dan sudah dikategorikan sebagai minoritas di kota tersebut. Demi melestarikan budaya adat Paser Balik, pemerintah menghelat Festival Adat Paser setiap tahun. Festival ini diwarnai dengan tarian tradisional, aneka kuliner khas Paser Balik, dan pameran kerajinan tangan.

Kegiatan inin digagas oleh para seniman dan budayawan Paser agar memotivasi masyarakat dalam mencintai budaya Paser. Selain itu, ada berbagai kegiatan seperti expo, permainan tradisional, UKM, lomba lagu daerah, dan lomba tari. Dengan begitu, diharapkan masyarakat Balikpapan tak melupakan kebudayaan suku aslinya.

  1. Erau Pelas Benua

Upacara Erau Pelas Benua merupakan upacara adat dari Kutai. Upacara ini diadakan saat hari ulang tahun Kota Balikpapan bersamaan dengan memperingati hari lahirnya Kerajaan Kutai Kartanegara Ing Martadipura. Apalagi wilayah Balikpapan dahulu menjadi bagian dari Kerajaan Kutai.

Kata “erau” berasal dari kata eroh yang artinya suasana keramaian dan penuh sukacita. Erau Pelas Benua biasanya dihadiri oleh pemerintah dan masyarakat Balikpapan serta keluarga besar Kerajaan Kutai. Nantinya akan diadakan doa bersama untuk mengharap kemajuan dan keselamatan Kota Balikpapan.

  1. Seni Budaya di Rumah Adat Lamin

Apakah Anda mengenal rumah adat yang satu ini? Rumah adat Lamin merupakan rumah tradisional khas suku Dayak yang masih bisa dijumpai di Balikpapan. Rumah ini berada di kawasan konservasi beruang madu atau di Kawasan Wisata Pendidikan Lingkungan Hidup. Saat datang ke lokasi,

Anda akan disambut oleh orang-orang suku Dayak Kenyah yang memakai pakaian adat lengkap, seperti kustin, sapaq, mahkota bulu panjang, dan perisai khas Dayak. Anda juga akan menyaksikan pertunjukan tari tradisional di dalam rumah adat. Terdapat berbagai cendera mata yang dibuat oleh penduduk setempat.

  1. Bebuang

Bebuang (sumber:  fadhilza.com)

Tradisi ini merupakan tradisi dari suku Bugis. Meskipun bukan daerah asalnya, masyarakat Bugis yang merantau ke Balikpapan tetap berusaha melestarikan tradisinya. Tradisi bebuang dilakukan dengan cara membuang sejumlah makanan ke sekitar dermaga atau pelabuhan.

Sebagian masyarakat Bugis percaya bahwa leluhur mereka bersaudara dengan buaya sehingga tradisi diadakan untuk menghormati para leluhur. Tradisi ini diadakan sebelum seseorang menggelar acara pernikahan atau sebelum melahirkan. Makanan yang akan dibuang di antaranya adalah pisang, telur, ayam hidup, dan jajanan tradisional.

Wah, adat dan tradisi yang sangat menarik ya? Tentunya informasi di atas bisa membantu Anda yang ingin mengetahui adat khas Balikpapan. Temukan dan saksikan sendiri tradisi Balikpapan dengan melancong ke sana.

Cari tiket Citilink untuk berangkat ke Balikpapan? Tak perlu khawatir! Airy siap menjadi teman perjalanan Anda dan membantu dalam mencari tiket pesawat ke Balikpapan. Pilihan harga yang bervariasi bisa disesuaikan dengan bujet dan kebutuhan Anda. Ajukan refund dan reschedule ketika terjadi masalah pada perjalanan. Apalagi Airy bebas dari penipuan dan tidak mengecewakan.

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *